Kamis, 18 Oktober 2012

Data ; SASD, DASD, Batch dan Real time processing


Data merupakan fakta-fakta yang dikumpulkan, dicatat, disimpan dan diproses oleh sistem informasi. Menurut Zulkifli (2005) data adalah bahan utama dari pekerjaan, tanpa data pekerjaan informasi tidak akan pernah ada. Data adalah fakta yang terjadi karena adanya kegiatan organisasi yang terjadi.
Menurut Situmorang, dkk (2010) pengertian data menurut Webster new world dictionary, data adalah things known or assumed, yang berarti bahwa data itu sesuatu yang diketahui atau dianggap. Data dapat memberikan gambaran tentang suatu keadaan atau persoalan. Data merupakan bahan baku informasi, yang dapat didefinisikan sebagai kelompok teratur simbol-simbol yang mewakili kuantitas, fakta, tindakan, benda, dan sebagainya.
Data dan akses informasi dapat berupa sekuensial dan langsung. Akses sekuensial berarti bahwa data harus diakses dalam urutan di mana ia disimpan. Akses langsung berarti bahwa data dapat diambil secara langsung, tanpa harus melewati data lain secara berurutan.
            Menurut Sulianta (2008) sequential access storage device (SASD) prosesnya lambat karena untuk mencari data tertentu harus selalu dimulai dari awal. Sedangkan direct access storage device (DASD) prosesnya lebih cepat dibanding SASD, karena untuk mengambil data tertentu tidak perlu dicari dari awal secara berurutan.
Menurut Reynolds (2012) perangkat penyimpanan akses sekuensial (SASD) perangkat yang digunakan untuk mengakses data secara berurutan dengan penyimpanan sekunder. Magnetic tape adalah perangkat penyimpanan akses sekuensial (SASD) menengah. Meskipun akses ini lebih lambat, pita magnetik biasanya lebih murah daripada disk storage.
Sebuah disk magnetik adalah perangkat penyimpanan akses langsung yang mewakili bit dengan menggunakan daerah magnet yang kecil untuk langsung ke bagian yang diinginkan data. Karena akses langsung memungkinkan pengambilan data bisa cepat, jenis ini sangat ideal untuk penyimpanan perusahaan yang diperlu untuk merespon dengan cepat permintaan pelanggan. Perangkat penyimpanan akses langsung (DASD) merupakan perangkat penyimpanan sekunder yang langsung dapat membaca atau menulis ke tempat tertentu. Kadang-kadang disebut perangkat penyimpanan akses acak.
Menurut Perry (2002) Batch file berisi perintah dari bahasa batch. Sebuah program batch sedikit berbeda dari program yang akan anda tulis didalam C. Sebuah file batch yang pernah disusun, karena PC mengeksekusi file batch satu baris pada satu waktu seperti membaca setiap baris. Sebuah file batch dapat berisi perintah yang dapat anda ketik. Namun, perlu diingat bahwa setiap baris dalam file batch dijalankan secara berurutan, jadi ada beberapa ganjalan, terutama ketika file batch menjalankan program yang muncul secara terpisah.
Menurut Cooper (2002) Pada beberapa kesempatan, anda mungkin ingin menjalankan sebuah file batch lain dari file batch. Menjalankan batch file dari dalam file batch sangat berguna ketika anda ingin membuat file menu batch yang dapat memulai beberapa program yang berbeda. Dengan file batch, yang juga disebut batch program atau script, anda dapat menyederhanakan tugas-tugas rutin atau berulang-ulang. Sebuah file batch adalah file teks yang belum diformat yang berisi satu atau lebih perintah dan ekstensi nama file. Anda dapat memasukkan perintah dalam sebuah file batch. Perintah tertentu, seperti untuk, pergi ke, dan jika, memungkinkan anda untuk melakukan pemrosesan bersyarat dari perintah dalam file batch.
Pemrosesan real time biasanya ditemukan dalam sistem yang menggunakan kontrol komputer. Metode pengolahan yang digunakan saat itu adalah penting bahwa permintaan input ditangani dengan cukup cepat sehingga dapat mengendalikan output dengan benar. Yang disebut 'latency'. Pemrosesan real time harus diprogram sangat hati-hati untuk memastikan bahwa tidak ada peristiwa input yang tidak terjawab.
Real-time sistem operasi yang dirancang untuk merespon peristiwa dalam waktu yang telah ditentukan. Jenis-jenis sistem operasi yang ditemukan dalam lingkungan di mana komputer bertanggung jawab untuk mengendalikan sistem. Metode pengolahan yang paling kompleks melibatkan on-line input dan langsung (secara real time atau) pemrosesan transaksi. Pemrosesan real time update file master pada saat transaksi tersebut dimasukkan ke dalam terminal.
Pemrosesan real-time memiliki lebih sedikit kesalahan daripada batch processing, sebagai data transaksi divalidasi dan dimasukkan dengan segera. Dengan batch processing, data diatur dan disimpan sebelum master file diupdate.
Berdasarkan uraian diatas dapat diberi kesimpulan bahwa dapat memberikan gambaran tentang suatu keadaan atau persoalan. Data dan akses informasi dapat berupa sekuensial dan langsung. (SASD) perangkat yang digunakan untuk mengakses data secara berurutan dengan penyimpanan sekunder. (DASD) merupakan perangkat penyimpanan sekunder yang langsung dapat membaca atau menulis ke tempat tertentu. Dengan file batch, yang juga disebut batch program atau script, anda dapat menyederhanakan tugas-tugas rutin atau berulang-ulang. Sebuah file batch adalah file teks yang belum diformat yang berisi satu atau lebih perintah dan ekstensi nama file. Dengan file batch, yang juga disebut batch program atau script, anda dapat menyederhanakan tugas-tugas rutin atau berulang-ulang. Sebuah file batch adalah file teks yang belum diformat yang berisi satu atau lebih perintah dan ekstensi nama file.

Sumber :
1. Amsyah, Z. (2005). Manajemen Sistem Informasi. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama
2. Muchsin, A & Supriyanto, W. (2008). Teknologi Informasi Perpustakaan. Yogyakarta : Kanisius
3. Situmorang, H. S. (2010). Analisis Data untuk Riset Manajemen dan Bisnis. Medan : USU
4. Reynolds, G. W. (2009). Principles of Information Systems. USA : Thomson
5. Flynn, I.  M. (2010). Understanding Operating Systems. USA : Channel Center Street

6. Sulianta, F. (2008). Komputer Forensik. Jakarta : Penerbit Elex Media Komputindo

7. Reynolds, G. W. (2002). Fundamentals of Information Systems. USA : Thomson
8. Perry, G. M. (2002). Absolute Beginner's Guide to Programming. USA : Que
9. Mott, T. (2005). Windows XP in a Nutshell: A Desktop Quick Reference. USA : O'reilly Media
10. Cooper, J. (2002). Special Edition Using Ms-dos 6.22. USA : Que

11. http://www.teachict.com/as_a2_ict_new/ocr/A2_G063/332_designing_systems/processing_methods/miniweb/pg4.htm

12. http://doit.ort.org/course/syssoft/480.htm

13. http://www.microsoft.com/resources/documentation/windows/xp/all/proddocs/en-us/batch.mspx

14. Auditing EDP Systems

15. http://www.scribd.com/doc/58193349/Perbedaan-Batch-Dan-Real-Time



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar